Telinga kanan yang tiba-tiba berdenging sering kali membuat kamu merasa tidak nyaman, bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dikenal sebagai tinnitus, yaitu sensasi mendengar suara seperti denging, siulan, desisan, atau gemuruh tanpa adanya sumber suara dari luar. Tinnitus bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala yang dapat dipicu oleh berbagai kondisi kesehatan. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengetahui penyebabnya agar dapat mengambil langkah penanganan yang tepat.
Telinga berdenging sebelah kanan atau yang dikenal sebagai tinnitus unilateral adalah kondisi ketika kamu mendengar suara seperti denging, siulan, desisan, atau dengungan hanya pada satu telinga. Meski sering dianggap sepele, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan pada sistem pendengaran yang perlu diperhatikan.
Tinnitus sendiri bukanlah penyakit, melainkan gejala yang dapat dipicu oleh berbagai penyebab. Jika suara berdenging terjadi sesekali, biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, apabila berlangsung terus-menerus atau disertai gejala lain, sebaiknya kamu segera memeriksakan diri ke dokter.
Berikut beberapa penyebab telinga kanan berdenging yang perlu kamu ketahui.
.jpg)
Salah satu penyebab paling umum adalah penumpukan kotoran telinga atau serumen. Kotoran yang menumpuk dapat menyumbat saluran telinga sehingga mengganggu proses penghantaran suara. Akibatnya, kamu bisa merasakan telinga berdenging, terasa penuh, hingga pendengaran menjadi berkurang. Sebaiknya hindari membersihkan telinga menggunakan cotton bud karena justru dapat mendorong kotoran semakin masuk ke dalam.
Sering mendengarkan musik dengan volume tinggi atau berada di lingkungan yang bising dalam waktu lama dapat merusak sel-sel rambut halus di telinga bagian dalam. Kerusakan ini dapat memicu tinnitus yang sifatnya sementara maupun permanen. Menggunakan pelindung telinga saat berada di tempat yang bising dapat membantu mengurangi risikonya.
.jpg)
Infeksi pada telinga tengah atau telinga bagian luar juga dapat menyebabkan telinga kanan berdenging. Selain denging, kamu mungkin mengalami nyeri, keluar cairan dari telinga, atau demam. Jika gejala ini muncul, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter agar infeksi dapat ditangani sebelum menimbulkan komplikasi.
Beberapa jenis obat diketahui dapat memicu tinnitus sebagai efek samping, terutama jika digunakan dalam dosis tinggi atau dalam jangka waktu tertentu. Apabila telinga mulai berdenging setelah mengonsumsi obat tertentu, jangan menghentikan obat secara sepihak. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
.jpg)
Seiring bertambahnya usia, fungsi pendengaran akan mengalami penurunan secara alami. Kondisi ini dapat memicu munculnya suara berdenging pada salah satu atau kedua telinga. Meskipun lebih sering dialami oleh lansia, gangguan pendengaran juga dapat terjadi lebih awal apabila telinga sering terpapar suara keras.
Dalam beberapa kasus, telinga berdenging dapat disebabkan oleh gangguan aliran darah di sekitar telinga atau masalah pada saraf pendengaran. Kondisi ini biasanya memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pastinya, terutama jika denging berlangsung terus-menerus atau semakin memburuk.
(Baca juga: Bukan Dengan Cotton Bud, Ini Cara Membersihkan Telinga)
Jika telinga kanan berdenging hanya sesekali dan berlangsung singkat, kondisi tersebut umumnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Namun, apabila denging berlangsung lebih dari beberapa hari, disertai nyeri hebat, gangguan keseimbangan, penurunan pendengaran, atau keluar cairan dari telinga, kamu sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Penanganan sejak dini dapat membantu mencegah gangguan pendengaran yang lebih serius serta meningkatkan kualitas hidup kamu.
(Penulis: Sania Zelikha)