Bekerja dalam waktu yang panjang tanpa jeda dapat membuat tubuh dan pikiran lebih cepat lelah. Selain waktu makan siang, kamu tetap membutuhkan jeda singkat di sela-sela pekerjaan untuk mengembalikan fokus dan menjaga energi. Jeda tidak harus berlangsung lama. Beberapa menit yang dimanfaatkan dengan tepat sudah cukup untuk membantu kamu kembali bekerja dengan lebih segar. Berbagai tempat sederhana di sekitar lingkungan kerja juga bisa menjadi pilihan untuk mengambil jeda sejenak.
Berikut beberapa tempat untuk istirahat yang bisa kamu manfaatkan di sela kerja.
- Ruang istirahat kantor
- Taman di sekitar kantor
- Kedai kopi terdekat
- Perpustakaan
- Area terbuka di gedung kantor
- Ruang pribadi yang tenang
Berikut beberapa cara mengambil jeda di sela-sela kerja yang dapat kamu coba.
.jpg)
Setelah duduk di depan komputer selama beberapa jam, luangkan waktu untuk berdiri dan berjalan kaki sebentar. Kamu bisa berjalan ke area lain di kantor, mengambil minum, atau sekadar melakukan peregangan ringan. Aktivitas sederhana ini membantu mengurangi rasa kaku akibat terlalu lama duduk sekaligus memberikan kesempatan bagi mata untuk beristirahat dari layar.
Jeda singkat juga bisa diisi dengan peregangan sederhana. Gerakkan leher, bahu, tangan, dan punggung secara perlahan selama beberapa menit. Cara ini dapat membantu membuat tubuh terasa lebih rileks, terutama jika pekerjaan kamu mengharuskan duduk dalam waktu lama.
.jpg)
Tidak semua waktu istirahat harus digunakan untuk membuka media sosial. Cobalah meninggalkan meja dan mengalihkan pandangan dari layar komputer maupun ponsel. Kamu bisa melihat ke luar jendela, menikmati suasana sekitar, atau duduk sejenak tanpa melakukan aktivitas digital.
Membuat kopi, teh, atau minuman lain yang kamu sukai dapat menjadi alasan sederhana untuk berhenti sejenak dari pekerjaan. Gunakan beberapa menit tersebut untuk benar-benar beristirahat, bukan sambil memeriksa email atau menyelesaikan pekerjaan lain.
.jpg)
Ketika pekerjaan mulai terasa padat, kamu bisa mengambil jeda dengan melakukan latihan pernapasan sederhana. Tarik napas secara perlahan, tahan beberapa detik, lalu hembuskan. Ulangi beberapa kali sambil melepaskan perhatian dari pekerjaan. Jeda seperti ini dapat membantu kamu merasa lebih tenang sebelum kembali menyelesaikan tugas.
Percakapan ringan dengan rekan kerja juga dapat menjadi bentuk jeda. Namun, pastikan durasinya tetap singkat agar tidak mengganggu pekerjaan. Setelah beberapa menit berbincang, kamu bisa kembali ke meja dengan pikiran yang lebih segar.
Daripada menunggu sampai benar-benar kelelahan, kamu dapat menjadwalkan jeda singkat secara berkala. Misalnya, setiap satu hingga dua jam, luangkan beberapa menit untuk berdiri, bergerak, atau mengistirahatkan mata. Dengan begitu, mengambil jeda dapat menjadi bagian dari rutinitas kerja, bukan sekadar dilakukan ketika tubuh sudah merasa sangat lelah.
(Baca juga: Lelah? Ini 5 Tips Hilangkan Rasa Lelah Saat Sedang Bekerja)
Jeda di sela-sela pekerjaan bukan berarti mengurangi produktivitas. Justru, istirahat singkat yang dilakukan secara teratur dapat membantu kamu menjaga fokus dan menyelesaikan pekerjaan dengan lebih nyaman.
(Penulis: Sania Zelikha)