Siapa yang tidak suka dengan perkedel kentang? Rasanya yang gurih, teksturnya yang lembut, dan cara membuatnya yang sederhana bikin perkedel jadi menu andalan di meja makan keluarga. Perkedel juga sering disajikan sebagai camilan yang mengenyangkan. Ikuti cara membuat perkedel ala Her World buat dapetin hasil perkedel yang tidak mudah hancur saat digoreng dan tetap lembut di dalam!
Sebelum mulai masak, kamu perlu ikuti beberapa tips. Pastikan kentang tidak terlalu basah setelah direbus atau dikukus agar adonan tidak mudah hancur. Jika adonan terasa lembek, tambahkan sedikit tepung terigu atau tepung roti untuk mengikat bahan. Saat membentuk perkedel, usahakan ukurannya seragam biar matang merata. Plus, pastikan minyak yang digunakan cukup panas dan jangan membolak-balik perkedel terlalu sering ya! Ini resep selengkapnya:

Sebelum mulai, pastikan kamu menggunakan bahan yang segar dan berkualitas. Bahan utama yang perlu disiapkan adalah kentang sebanyak 500 gram, bawang merah 3 siung, bawang putih 2 siung, daun seledri 1 batang, 1 butir telur, garam, merica, dan minyak untuk menggoreng. Ingin lebih gurih? kamu bisa menambahkan sedikit daging cincang atau kornet sapi sesuai selera.
(Baca juga: Cara Membuat Steak Ayam yang Lezat dan Mudah di Rumah)

Kentang perlu dimatangkan terlebih dahulu sebelum diolah menjadi adonan. Kamu bisa merebus atau mengukusnya sesuai preferensi. Jika direbus, pastikan hanya memakai air secukupnya agar kentang tidak menyerap terlalu banyak air. Sementara kentang yang dikukus akan lebih kering dan tekstur perkedel lebih padat. Setelah matang, angkat kentang dan diamkan sejenak hingga hangat, lalu kupas kulitnya.

Setelah dikupas, haluskan kentang menggunakan garpu atau alat penghalus kentang. Hindari menggunakan blender karena bisa membuat tekstur kentang terlalu lembek. Pastikan kentang dihaluskan hingga benar-benar lembut tanpa ada gumpalan besar. Tekstur kentang yang halus akan membuat perkedel lebih mudah dibentuk.
Step ini biasanya sering terlewatkan, menumis bumbu sebelum dicampur ke adonan kentang! Haluskan bawang merah dan bawang putih, lalu tumis dengan sedikit minyak hingga harum. Menumis bumbu akan membuat rasa perkedel lebih sedap dan wangi. Kamu juga bisa menambahkan sedikit daun seledri yang sudah diiris halus untuk menambah aroma segar.
Masukkan kentang yang sudah dihaluskan ke dalam wadah besar, tambahkan bumbu yang sudah ditumis, garam, merica, dan bahan tambahan seperti kornet atau daging cincang. Aduk rata hingga semua bahan menyatu. Pastikan adonan tidak terlalu basah agar perkedel tidak mudah hancur saat digoreng. Jika terlalu lembek, tambahkan sedikit tepung terigu atau tepung roti agar lebih kokoh.
Sebelum membentuk perkedel, basahi tangan dengan sedikit air atau minyak supaya adonan tidak lengket. Ambil satu sendok makan adonan dan bentuk bulat pipih menggunakan tangan. Ulangi langkah ini hingga semua adonannya habis. Bentuk yang seragam akan membuat perkedel matang merata saat digoreng.
Sebelum digoreng, celupkan perkedel ke dalam kocokan telur yang sudah diberi sedikit garam. Lapisan telur ini berfungsi menjaga bentuk perkedel tetap utuh dan memberikan warna kecokelatan yang menggugah saat digoreng.
Tuang minyak secukupnya, lalu panaskan dengan api sedang. Setelah minyak panas, masukkan perkedel satu per satu. Goreng hingga berwarna cokelat keemasan dan bagian luar terlihat kering. Jangan membolak-balik perkedel terlalu sering biar tidak hancur. Jika sudah matang, angkat dan tiriskan di atas kertas minyak atau tisu dapur.
Perkedel kentang paling nikmat disantap dalam keadaan hangat. Kamu bisa menyajikannya sebagai lauk yang melengkapi nasi atau sebagai camilan dengan saus sambal. Kalau mau dijadikan stok lauk, tunggu perkedel benar-benar dingin, lalu simpan di wadah kedap udara di dalam kulkas.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa membuat perkedel kentang yang lembut, gurih, dan tidak mudah hancur. Resep ini juga bisa diubah sesuai selera, misalnya menambahkan keju, sayuran cincang, atau rempah lain yang kamu suka. Selamat mencoba!
(Penulis: Zahrah Pricila)