Food & Travel

7 Makanan Oriental yang Unik dan Asal Negaranya

By : Her World Indonesia - 2025-07-29 11:00:02 7 Makanan Oriental yang Unik dan Asal Negaranya

Kekayaan budaya Asia terbukti lewat berbagai jenis makanan oriental yang ada. Masing-masing pun menyimpan kisah dan tradisi yang mendalam. Banyak orang mungkin akan mengenal sushi atau nasi goreng saja. Padahal masih banyak makanan oriental lainnya yang patut dicicipi! Her World akan mengupas tujuh makanan oriental, lengkap dengan asal negaranya.


7 Makanan Oriental dan Asal Negaranya 


Masakan oriental punya ciri khas yang sangat beragam. Tapi semuanya identik menggunakan bumbu dan rempah yang kuat, utamakan teknik memasak tradisional seperti mengukus, dan menekankan keseimbangan rasa. Keunikannya juga terletak pada perpaduan lauk dengan saus khas seperti kecap, saus tiram, atau pasta fermentasi. Apa aja ya makanan oriental yang unik?  Keep scrolling!


1. Nasi Lemak – Malaysia


(Nasi lemak. Foto: Dok. Suhairy Tri Yadhi/Pexels)


Nasi lemak menjadi makanan oriental pertama yang menarik. Hidangan khas Malaysia ini juga populer di Singapura dan sebagian Indonesia. Terdiri dari nasi yang dimasak dengan santan dan daun pandan, disajikan dengan sambal pedas, telur rebus, kacang tanah goreng, dan ikan teri. Terkadang dilengkapi dengan ayam goreng atau rendang. Rasa gurih dari santan dan aroma khas daun pandan membuat nasi lemak menjadi menu sarapan yang ikonis dan penuh energi.


(Baca juga: Tanpa Susu, Ini Cara Otentik Membuat Spaghetti Carbonara!)


2. Balut – Filipina


(Balut khas Filipina. Foto: Dok. FOX ^.?.^= ?/Pexels)


Balut adalah telur bebek yang dibiarkan berkembang selama sekitar 14 sampai 21 hari sebelum direbus. Di dalamnya terdapat embrio bebek dengan organ paruh, tulang, dan bulunya sudah terbentuk. Balut sering dianggap eksotik, jadi hanya menjadi hidangan bagi mereka yang berani mencicipinya. Di Filipina, makanan ini menjadi camilan jalanan umum yang kaya protein dan dipercaya bisa meningkatkan stamina pria.


3. Mohinga - Myamnar 


(Makanan tradisional Myanmar. Foto: Dok. chefseng/instagram)


Makanan asal Myanmar ini sebenarnya belum begitu populer. Makanan ini berupa sup kuah kental berbasis kaldu ikan dan tepung beras. Biasanya disajikan bersama rice noodle, irisan pisang muda, dan telur rebus. Ditambah rempah-rempah seperti serai, bawang putih, dan lengkuas. Teksturnya kental, aromanya khas, dan rasanya gurih dengan sedikit aroma herbal yang kuat. Umumnya Mohinga disantap saat sarapan. Namun, kalau di jalanan, makanan ini bisa dinikmati kapan saja. 


4. Mapo Tofu – Tiongkok 


(Mapo tofu. Foto: Dok. Change C.C/Pexels)


Mapo tofu berasal dari provinsi Sichuan, Tiongkok, yang terkenal dengan cita rasa pedas yang bikin numbing atau sensasi mati rasa dari lada khas tempatnya. Hidangan ini terdiri dari tahu sutra yang dimasak dengan daging cincang, biasanya daging sapi atau babi. Dicampur dengan saus pedas, bumbu khas seperti pasta cabai fermentasi (doubanjiang) dan lada Sichuan. Mapo tofu menjadi contoh makanan oriental yang punya cita rasa rempah Tiongkok kuat, tapi tetap harmonis.


5. Khao Soi – Thailand 


(Khao Soi. Foto: Dok. hotthaikitchen/Instagram)


Khao Soi adalah sup mie khas Thailand bagian utara, khususnya dari Chiang Mai. Hidangan ini terdiri dari mie kuning dengan kuah kari santan yang kaya rasa, disajikan dengan ayam atau daging sapi. Di atasnya, dihiasi dengan mie goreng renyah. Dilengkapi dengan acar bawang, jeruk nipis, dan sambal khas, Khao Soi menawarkan kombinasi tekstur dan rasa yang manjakan lidah.


6. Bánh Xèo – Vietnam


(Bánh xèo. Foto: Dok. phovietnamhi/Instagram)


Bánh xèo adalah pancake ala Vietnam. Gurih dan renyah, makanan ini terbuat dari campuran tepung beras, air, kunyit, dan santan. Isiannya terdiri dari udang, daging babi, tauge, dan daun bawang. Makanan ini dilipat seperti omelet dan biasanya dimakan dengan daun selada dan juga saus nuoc cham yang khas. Satu gigitan, kamu bisa menikmati perpaduan rasa gurih, asam, dan segar yang menonjol dari kuliner Vietnam.


7. Khorkhog – Mongolia


(Khorkhog. Foto: Dok. mongolia_live/Instagram)


Makanan tradisional Mongolia ini dimasak dengan potongan daging kambing atau domba bersama sayuran dalam wadah tertutup. Lalu menambahkan batu yang telah dipanaskan dalam api ke panci tersebut. Tekanan uap dari batu bikin tekstur daging lebih empuk. Keunikan cara memasaknya tentu berakar pada tradisi. Jadi makanan oriental yang satu ini biasanya untuk perayaan atau kegiatan berburu. 


Makanan oriental menyajikan keberagaman rasa, tekstur, dan tradisi. Jadi kalau kamu ingin mencicipi kuliner yang berbeda, beberapa pilihan makanan di atas bisa jadi inspirasi saat food hunting!   


(Penulis: Zahrah Pricila) 


Food & Travel