Abu vulkanik yang keluar akibat erupsi gunung berapi dapat menyebar ke wilayah di sekitarnya dan mengganggu kualitas udara. Partikel abu yang berukuran sangat kecil dapat terhirup saat kamu beraktivitas di luar ruangan. Karena itu, menggunakan masker yang tepat menjadi salah satu langkah penting untuk membantu melindungi saluran pernapasan.
- Gunakan masker saat berada di luar ruangan
- Lindungi mata dari paparan abu
- Tutup pintu dan jendela rumah
- Bersihkan abu dengan cara yang tepat
- Ikuti informasi dari pihak berwenang
Namun, tidak semua jenis masker memiliki kemampuan penyaringan yang sama. Berikut beberapa tips yang bisa kamu perhatikan saat memilih masker untuk menghadapi paparan abu vulkanik.
.jpg)
Masker respirator seperti N95 dapat menjadi pilihan ketika terjadi paparan abu vulkanik. Jenis masker ini dirancang untuk menyaring partikel udara berukuran sangat kecil. Pastikan masker memiliki sertifikasi yang sesuai dan digunakan berdasarkan petunjuk pemakaian.
Masker dengan filtrasi baik tetap kurang efektif jika terdapat celah antara masker dan wajah. Pilih ukuran yang dapat menutupi hidung, mulut, hingga bagian bawah dagu dengan nyaman. Periksa bagian tepi masker agar menempel dengan baik pada wajah.
.jpg)
Masker dengan kawat atau nose clip dapat membantu menyesuaikan bentuk masker dengan hidung. Tekan bagian tersebut hingga mengikuti kontur wajah sehingga udara tidak mudah masuk melalui celah di sekitar hidung.
Masker kain tipis atau masker yang terlalu longgar tidak dirancang khusus untuk menyaring partikel abu vulkanik secara optimal. Jika kualitas udara sedang buruk akibat abu, pertimbangkan menggunakan respirator partikulat yang memiliki tingkat perlindungan lebih tinggi.
.jpg)
Pastikan masker tidak rusak, berlubang, lembap, atau kotor. Untuk masker sekali pakai, segera ganti jika sudah terasa kotor atau sulit digunakan untuk bernapas. Masker yang dapat digunakan kembali juga perlu dirawat dan dibersihkan sesuai petunjuk produsennya.
Penggunaan masker sebaiknya tetap disertai langkah perlindungan lainnya. Saat abu vulkanik menyebar, batasi aktivitas di luar ruangan dan tutup pintu serta jendela untuk mengurangi masuknya abu ke dalam rumah. Jika harus keluar, gunakan perlindungan pernapasan yang sesuai dan hindari area dengan konsentrasi abu yang tinggi.
(Baca juga: Ini Dia, 6 Rekomendasi Masker untuk Mengecilkan Pori-Pori)
Dengan memilih masker yang tepat dan menggunakannya secara benar, kamu dapat membantu mengurangi paparan partikel abu vulkanik saat beraktivitas.
(Penulis: Sania Zelikha)