Gel nail art memang membuat kuku terlihat lebih rapi dan tahan lama. Namun, ketika waktunya dilepas, kamu perlu berhati-hati agar tidak mengelupas gel secara paksa. Menarik atau mencungkil gel dapat ikut mengangkat lapisan permukaan kuku sehingga kuku menjadi tipis, rapuh, dan mudah patah.
Penggunaan alat yang kurang tepat justru dapat membuat proses removal menjadi lebih sulit dan meningkatkan risiko cedera.
Berikut beberapa alat yang perlu kamu siapkan agar proses removal dapat dilakukan dengan lebih aman.
- Sarung tangan sekali pakai
- Kapas atau cotton pad
- Cairan removal yang sesuai
- Pinset atau alat bantu berujung halus
- Handuk atau alas pelindung
- Wadah kecil untuk peralatan
Salah satu cara yang dapat dilakukan di rumah adalah menggunakan aseton dengan teknik soak off. Berikut langkah-langkahnya.
.jpg)
Sebelum menggunakan aseton, kikir perlahan permukaan gel nail art menggunakan nail file. Tujuannya untuk mengikis lapisan top coat yang mengilap agar aseton lebih mudah menembus lapisan gel.
Hindari mengikir terlalu dalam hingga mengenai permukaan kuku asli. Lakukan secara perlahan dan merata.
Aseton dapat membuat kulit menjadi kering dan terasa perih, terutama jika digunakan dalam waktu cukup lama. Sebelum proses perendaman, oleskan sedikit petroleum jelly atau minyak kutikula di sekitar kuku.
Langkah ini membantu memberikan lapisan perlindungan pada kulit dari paparan aseton.
.jpg)
Tuangkan aseton secukupnya ke kapas hingga seluruh bagian kapas terasa basah. Tempelkan kapas tersebut di atas kuku, lalu bungkus menggunakan aluminium foil agar kapas tetap berada di tempatnya.
Biarkan selama sekitar 10–15 menit. Jangan terburu-buru melepasnya jika gel masih terlihat keras.
Setelah beberapa menit, buka salah satu bungkus dan periksa kondisi gel. Jika sudah melunak dan terlihat terangkat, gunakan orange stick atau cuticle pusher untuk mendorong gel secara perlahan.
Jangan mencungkil atau menarik gel yang masih menempel kuat. Jika masih sulit dilepas, bungkus kembali kuku dengan kapas beraseton dan tunggu beberapa menit.
.jpg)
Setelah seluruh gel terangkat, bersihkan sisa-sisa produk secara lembut menggunakan buffer kuku. Hindari menggosok permukaan kuku terlalu keras karena dapat membuat lapisan kuku semakin tipis.
Setelah proses selesai, cuci tangan dan keringkan dengan baik. Oleskan minyak kutikula dan pelembap pada kuku serta kulit di sekitarnya untuk membantu mengurangi rasa kering akibat aseton.
(Baca juga: 6 Cara Memutihkan Kuku agar Terlihat Sehat dan Menawan)
Jika gel sulit dilepas meskipun sudah direndam atau kamu merasa kuku mulai terasa sakit dan sangat tipis, sebaiknya hentikan proses dan pertimbangkan untuk melakukan pelepasan di salon profesional.
(Penulis: Sania Zelikha)