Life & Health

6 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Memicu Inflamasi Tubuh

By : Her World Indonesia - 2026-08-07 14:00:02 6 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Memicu Inflamasi Tubuh

Inflamasi merupakan respons alami tubuh ketika menghadapi cedera, infeksi, atau kondisi tertentu. Namun, jika terjadi secara terus-menerus, inflamasi kronis dapat berdampak pada kesehatan. Tanpa disadari, beberapa kebiasaan sehari-hari yang terlihat sederhana ternyata dapat memicu atau memperburuk proses inflamasi dalam tubuh. Namun, pola makan sehari-hari juga dapat memengaruhi proses peradangan di dalam tubuh. 

Karena itu, kamu perlu memperhatikan pilihan makanan agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi sekaligus mendukung pola makan yang seimbang.

Berikut beberapa jenis makanan yang perlu kamu perhatikan saat tubuh mengalami inflamasi.


Makanan yang Perlu Diperhatikan untuk Mendukung Pola Makan Seimbang saat Terjadinya Inflamasi

- Makanan tinggi gula tambahan

- Makanan ultra-proses

- Lemak trans dan lemak jenuh berlebihan

- Sayuran dan buah berwarna

- Sumber protein berkualitas

- Makanan kaya serat

Berikut beberapa kebiasaan yang sebaiknya kamu perhatikan.


Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Memicu Inflamasi dalam Tubuh

1. Sering Kurang Tidur



(Berbagai kebiasaan sehari-hari yang bisa memicu inflamasi dalam tubuh. Foto. Dok. Kaboompics/ Pexels)


Kurang tidur tidak hanya membuat tubuh terasa lelah, tetapi juga dapat memengaruhi berbagai proses biologis. Pola tidur yang tidak teratur atau durasi tidur yang terlalu singkat secara konsisten dapat meningkatkan respons peradangan. Karena itu, kamu sebaiknya menjaga jadwal tidur yang cukup dan teratur agar tubuh memiliki waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri.


2. Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Ultra-Proses

Makanan ultra-proses, seperti makanan ringan kemasan, daging olahan, minuman manis, dan makanan siap saji, umumnya mengandung kadar gula, garam, atau lemak tertentu yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi terlalu sering dan menggantikan makanan bergizi, pola makan tersebut dapat berkaitan dengan peningkatan inflamasi. Cobalah memperbanyak sayuran, buah, biji-bijian utuh, serta sumber protein yang lebih beragam.


3. Jarang Bergerak



(Berbagai kebiasaan sehari-hari yang bisa memicu inflamasi dalam tubuh. Foto. Dok. Kaboompics/ Pexels)


Terlalu banyak duduk dan minim aktivitas fisik juga dapat memengaruhi kesehatan tubuh. Aktivitas fisik secara rutin justru membantu menjaga berbagai fungsi tubuh dan dapat mendukung pengendalian inflamasi. Kamu tidak harus selalu melakukan olahraga berat. Berjalan kaki, melakukan peregangan, atau aktif bergerak di sela pekerjaan juga dapat menjadi pilihan sederhana.


4. Mengalami Stres Berkepanjangan

Stres merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari, tetapi stres yang berlangsung terus-menerus dapat memengaruhi respons tubuh. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat berkontribusi terhadap berbagai masalah kesehatan. Kamu dapat mencoba mengatur waktu istirahat, melakukan aktivitas yang menyenangkan, atau menerapkan teknik relaksasi untuk membantu mengelola stres.


5. Merokok

Paparan zat kimia dari rokok dapat memengaruhi berbagai sistem dalam tubuh dan berkaitan dengan respons peradangan. Kebiasaan merokok dalam jangka panjang juga meningkatkan risiko berbagai penyakit. Mengurangi atau berhenti merokok merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh.


6. Terlalu Sering Mengonsumsi Alkohol



(Berbagai kebiasaan sehari-hari yang bisa memicu inflamasi dalam tubuh. Foto. Dok. cottonbro studio/ Pexels)


Konsumsi alkohol berlebihan dapat memberikan dampak negatif terhadap berbagai organ tubuh. Dalam jangka panjang, kebiasaan tersebut juga dapat berkaitan dengan proses peradangan. Karena itu, penting bagi kamu untuk memperhatikan frekuensi dan jumlah alkohol yang dikonsumsi.


(Baca juga: 8 Makanan yang Membantu Meredakan Peradangan dalam Tubuh)


Menjaga pola hidup seimbang dapat membantu mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. Mulai dari tidur yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, rutin bergerak, hingga mengelola stres, perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi bagian penting dari gaya hidup yang lebih sehat.



(Penulis: Sania Zelikha)



Life & Health