Menyiapkan makanan untuk beberapa hari ke depan atau meal prep semakin diminati karena dapat menghemat waktu, tenaga, sekaligus membantu mengatur pola makan. Namun, banyak orang merasa kesulitan menentukan lauk yang tahan lama, mudah diolah, dan tetap lezat saat dipanaskan kembali. Padahal, dengan beberapa trik sederhana, kamu bisa membuat stok lauk yang praktis tanpa harus menghabiskan waktu lama di dapur.
Meal prep adalah metode menyiapkan makanan untuk beberapa hari ke depan dalam satu waktu. Cara ini semakin populer karena membantu menghemat waktu, mengontrol porsi makan, dan memudahkan kamu menjalani pola hidup sehat. Tidak hanya untuk orang yang sedang menjalani program diet, meal prep juga cocok bagi siapa saja yang memiliki jadwal padat tetapi tetap ingin menikmati makanan bergizi setiap hari.
Berikut beberapa hacks lauk praktis untuk meal prep yang bisa kamu coba.
.jpg)
Saat membuat meal prep, pilih bahan seperti ayam, daging sapi, ikan, telur, tahu, atau tempe. Bahan-bahan tersebut relatif tahan disimpan di dalam kulkas selama beberapa hari jika dimasak dan disimpan dengan benar. Hindari sayuran yang mudah layu jika ingin menyimpan makanan dalam waktu lebih lama.
Membuat bumbu dasar dalam jumlah banyak akan menghemat waktu memasak. Kamu bisa menyiapkan bumbu putih, bumbu merah, atau bumbu kuning, lalu menggunakannya untuk berbagai jenis lauk. Dengan cara ini, satu kali memasak bumbu dapat menghasilkan beberapa menu berbeda.
.jpg)
Ayam rebus, ayam panggang, atau daging yang dimasak sederhana bisa diolah kembali menjadi berbagai hidangan. Misalnya, ayam rebus dapat dijadikan ayam suwir pedas, nasi goreng, atau isian sandwich. Cara ini membuat menu harian tetap bervariasi tanpa perlu memasak dari awal.
Pisahkan lauk ke dalam wadah kecil sesuai kebutuhan satu kali makan. Selain lebih praktis, cara ini juga membantu menjaga kualitas makanan karena kamu tidak perlu berulang kali membuka wadah yang sama. Porsi yang sudah dibagi juga memudahkan kamu saat terburu-buru.
.jpg)
Lauk yang dipanggang, direbus, atau dikukus umumnya lebih tahan dibandingkan makanan yang digoreng. Selain itu, metode ini membuat makanan terasa lebih ringan dan tidak mudah berminyak saat dipanaskan kembali.
Jika kamu membuat lauk dalam jumlah besar, simpan sebagian di dalam freezer. Keluarkan sesuai kebutuhan pada malam sebelumnya agar mencair di dalam kulkas. Cara ini membantu menjaga rasa sekaligus memperpanjang masa simpan makanan.
Agar lauk tidak cepat berubah tekstur, simpan saus atau sambal secara terpisah. Kamu bisa menambahkan saus setelah makanan dipanaskan sehingga cita rasanya tetap segar dan tidak membuat lauk menjadi lembek selama penyimpanan.
(Baca juga: 6 Tips Meal Prep Sehat yang Hemat Waktu)
Dengan menerapkan beberapa hacks di atas, meal prep tidak lagi terasa merepotkan. Kamu dapat menghemat waktu memasak setiap hari, mengurangi pengeluaran untuk membeli makanan di luar, sekaligus memastikan kebutuhan gizi tetap terpenuhi. Kuncinya adalah memilih bahan yang tepat, mengatur penyimpanan dengan baik, dan membuat variasi menu agar kamu tidak mudah bosan menikmati stok lauk yang sudah disiapkan.
(Penulis: Sania Zelikha)