Jika beberapa tahun terakhir ditandai oleh kembalinya nostalgia Y2K, maka Melissa termasuk salah satu brand yang telah lebih dulu memahami kekuatan sebuah ikon. Jauh sebelum jelly shoes kembali memenuhi feed media sosial dan runway, brand asal Brasil ini telah menjadikannya bagian dari identitas yang terus berevolusi.
Musim ini, evolusi tersebut memasuki babak baru melalui kolaborasi bersama GANNI. Alih-alih sekadar menghidupkan kembali siluet yang familiar, keduanya memilih untuk mendefinisikan ulang bagaimana jelly shoes dapat hadir dalam konteks fashion kontemporer.

(Baca juga: 7 Tips Memilih Sepatu yang Nyaman Dipakai Setiap Hari)
Melissa dan GANNI datang dari dua dunia yang berbeda. Melissa dikenal melalui eksplorasi desain yang berani dan material inovatif yang telah menjadi ciri khasnya selama lebih dari empat dekade. Sementara GANNI membangun reputasi sebagai salah satu label paling berpengaruh dari Copenhagen berkat pendekatan yang santai, modern, dan tidak terlalu mengikuti pakem.
Namun di balik perbedaan tersebut, keduanya berbagi visi yang serupa: menghadirkan fashion yang terasa menyenangkan, personal, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Koleksi Melissa x GANNI lahir dari inspirasi endless summer, sebuah gagasan tentang hari-hari yang berjalan lebih lambat, lebih ringan, dan penuh spontanitas. Bukan musim panas yang glamor atau penuh kemewahan berlebihan, melainkan musim panas yang diisi dengan aktivitas sederhana: bersepeda mengelilingi kota, berjalan tanpa tujuan, atau menikmati sore di tepi kolam.
Narasi tersebut diterjemahkan melalui dua siluet utama yang menjadi pusat koleksi. Melissa Thong Kitten Heel menawarkan pendekatan yang lebih refined terhadap sandal flip flop klasik, menghadirkan proporsi feminin yang terasa modern tanpa kehilangan kenyamanan. Sebaliknya, Melissa Flip Flop Slim mengeksplorasi sisi yang lebih playful melalui detail ruffle yang memberikan dimensi baru pada desain minimalis.
(Baca juga: 7 Rekomendasi Perhiasan Minimalis Wanita)
Pilihan warna menjadi elemen yang tidak kalah penting. Merah, kuning, biru, hitam, hingga leopard print hadir sebagai representasi karakter kedua brand yang tidak takut tampil menonjol. Setiap siluet dirancang untuk menjadi bagian dari gaya personal, bukan sekadar pelengkap tampilan.
.jpg)
Di tengah dominasi tren yang terus berubah, Melissa x GANNI menawarkan sesuatu yang lebih bertahan lama: rasa percaya diri untuk bereksperimen. Sebuah koleksi yang mengingatkan bahwa alas kaki tidak hanya berfungsi sebagai penunjang tampilan, tetapi juga sebagai medium untuk menunjukkan karakter.
Melalui kolaborasi ini, jelly shoes kembali membuktikan kemampuannya untuk bertransformasi dari ikon nostalgia menjadi salah satu simbol gaya paling relevan untuk musim ini.