Hair & Beauty

Salicylic Acid Tidak Boleh Dicampur dengan Bahan Ini!

By : Her World Indonesia - 2026-04-08 15:00:01 Salicylic Acid Tidak Boleh Dicampur dengan Bahan Ini!

Salicylic acid dikenal sebagai salah satu bahan aktif yang efektif untuk mengatasi jerawat, komedo, dan pori-pori tersumbat. Kandungan ini bekerja dengan cara mengangkat sel kulit mati dan membersihkan minyak berlebih hingga ke dalam pori. Namun, penggunaan salicylic acid tidak boleh sembarangan, terutama saat kamu mengombinasikannya dengan bahan aktif lain. Kombinasi yang tidak tepat justru dapat memicu iritasi, kulit kering, bahkan memperparah kondisi kulit.

Agar hasil perawatan kulit kamu tetap optimal, penting untuk memahami bahan apa saja yang sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan salicylic acid. Dengan begitu, kamu bisa menghindari efek samping yang tidak diinginkan sekaligus menjaga kesehatan skin barrier.


Tips Aman Menggunakan Salicylic Acid

Sebelum masuk ke daftar bahan yang perlu dihindari, ada baiknya kamu memperhatikan beberapa tips dasar. Gunakan salicylic acid sesuai kebutuhan kulit, tidak berlebihan, dan selalu imbangi dengan pelembap yang cukup. Selain itu, penggunaan sunscreen di pagi hari juga sangat penting karena bahan ini dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari.


5 Bahan yang Tidak Boleh Dicampur dengan Salicylic Acid

1. Retinol



(Bahan salicylic acid tidak boleh dicampur dengan bahan ini. Foto. Dok. P?r?l ?ahin/ Pexels)


 Retinol merupakan bahan aktif yang berfungsi untuk mempercepat regenerasi sel kulit. Jika digunakan bersamaan dengan salicylic acid, kombinasi ini dapat membuat kulit kamu menjadi sangat kering dan rentan iritasi. Sebaiknya, gunakan keduanya di waktu yang berbeda, misalnya salicylic acid di pagi hari dan retinol di malam hari.


2. Benzoyl Peroxide

 Benzoyl peroxide efektif untuk membunuh bakteri penyebab jerawat. Namun, ketika dipadukan dengan salicylic acid, efeknya bisa terlalu keras bagi kulit kamu. Hal ini dapat menyebabkan kulit menjadi kering, mengelupas, dan terasa perih.


3. AHA (Alpha Hydroxy Acid)



(Bahan salicylic acid tidak boleh dicampur dengan bahan ini. Foto. Dok. Salim Serdar Bal?/ Pexels)


 AHA seperti glycolic acid atau lactic acid juga memiliki fungsi eksfoliasi. Jika kamu menggunakan AHA bersamaan dengan salicylic acid, kulit dapat mengalami over-exfoliation. Dampaknya, kulit menjadi lebih sensitif, kemerahan, dan mudah iritasi.


4. Vitamin C

 Vitamin C memiliki sifat asam yang cukup kuat. Mengombinasikannya dengan salicylic acid dapat mengganggu keseimbangan pH kulit kamu. Akibatnya, efektivitas kedua bahan tersebut bisa berkurang dan berpotensi menimbulkan iritasi.


5. Niacinamide (dalam kondisi tertentu)



(Bahan salicylic acid tidak boleh dicampur dengan bahan ini. Foto. Dok. Ron Lach/ Pexels)


 Meskipun banyak yang mengatakan niacinamide aman dikombinasikan dengan berbagai bahan, penggunaannya bersama salicylic acid tetap perlu diperhatikan. Jika kulit kamu sensitif, kombinasi ini bisa memicu kemerahan atau rasa tidak nyaman. Sebaiknya gunakan di waktu yang berbeda untuk hasil yang lebih optimal.


(Baca juga: Kenali Manfaat Kandungan Salicylic Acid dalam Skincare)


Menggunakan salicylic acid memang bermanfaat untuk mengatasi berbagai masalah kulit, tetapi kamu perlu lebih berhati-hati dalam mengombinasikannya dengan bahan lain. Dengan memahami bahan yang perlu dihindari, kamu dapat menjaga kulit tetap sehat, terhidrasi, dan terhindar dari iritasi. Pastikan kamu selalu mengenali kebutuhan kulit kamu agar hasil perawatan menjadi maksimal.



(Penulis: Sania Zelikha)



Hair & Beauty