Dalam beberapa tahun terakhir, dunia mode dan gaya hidup mengalami pergeseran tren yang cukup signifikan. Jika sebelumnya kemewahan identik dengan logo besar dan tampilan mencolok, kini muncul pendekatan baru yang lebih halus dan elegan, yaitu quiet luxury. Konsep ini semakin diminati karena menawarkan kemewahan yang tidak berisik, namun tetap menunjukkan kualitas dan kelas tinggi.
Quiet luxury bukan sekadar tren sementara, melainkan sebuah gaya hidup yang menekankan nilai keanggunan, kualitas, serta kesederhanaan yang matang. Gaya ini banyak diadopsi oleh mereka yang ingin tampil elegan tanpa harus menarik perhatian berlebihan. Jika kamu penasaran apa saja ciri dan cara menerapkan quiet luxury, simak pembahasan berikut ini.
Quiet luxury adalah konsep kemewahan yang menonjolkan kualitas bahan, potongan yang rapi, dan desain timeless tanpa mengandalkan logo besar atau ornamen berlebihan. Gaya ini lebih fokus pada rasa percaya diri, selera yang matang, dan detail yang hanya bisa dikenali oleh mereka yang benar-benar memahami kualitas.
.jpg)
Salah satu ciri utama quiet luxury adalah pemilihan material premium. Kamu akan sering menemukan bahan seperti wol halus, sutra, linen berkualitas tinggi, atau kulit asli dengan pengerjaan yang rapi. Alih-alih mengikuti tren cepat, quiet luxury memilih bahan yang awet dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Quiet luxury identik dengan desain yang bersih dan sederhana. Namun, kesederhanaan ini bukan berarti biasa. Potongan pakaian dibuat dengan presisi tinggi sehingga jatuh sempurna di tubuh. Jika kamu ingin menerapkan gaya ini, fokuslah pada siluet klasik yang tidak lekang oleh waktu.
.jpg)
Palet warna dalam quiet luxury didominasi oleh warna netral seperti krem, putih gading, abu-abu, cokelat, dan hitam. Warna-warna ini memberikan kesan tenang, dewasa, dan mudah dipadukan. Kamu bisa membangun lemari pakaian yang konsisten dan elegan dengan pilihan warna tersebut.
Quiet luxury menghindari logo besar yang terlalu menonjol. Identitas kemewahan justru terlihat dari detail kecil seperti jahitan rapi, tekstur bahan, dan finishing yang sempurna. Saat kamu mengenakan gaya ini, kesan mewah hadir secara alami tanpa perlu pamer.
Daripada membeli banyak barang musiman, quiet luxury mendorong kamu untuk berinvestasi pada item klasik. Contohnya adalah blazer berkualitas, tas kulit polos, sepatu loafers elegan, atau jam tangan dengan desain sederhana. Item-item ini bisa kamu gunakan dalam berbagai kesempatan dan tetap relevan sepanjang waktu.
.jpg)
Quiet luxury bukan hanya soal penampilan, tetapi juga sikap. Gaya ini mencerminkan ketenangan, kepercayaan diri, dan selera yang tidak tergesa-gesa. Ketika kamu memilih quiet luxury, kamu menunjukkan bahwa kemewahan sejati tidak perlu berisik untuk diakui.
(Baca juga: Old Money Vibes! Ini 4 Timeless Packaging Perfumes Terbaik)
Dengan memahami konsep quiet luxury, kamu bisa mulai membangun gaya yang lebih matang, elegan, dan berkelas. Kemewahan tidak selalu harus terlihat mencolok, karena dalam kesederhanaan yang berkualitas, justru terdapat nilai eksklusif yang sesungguhnya.
(Penulis: Sania Zelikha)