Kerutan di dahi merupakan salah satu tanda penuaan yang sering muncul lebih cepat dibanding bagian wajah lainnya. Biasanya, garis-garis halus ini timbul akibat ekspresi wajah berulang, paparan sinar matahari, stres, hingga berkurangnya produksi kolagen alami di kulit. Meskipun kerutan adalah hal yang alami, kamu tetap bisa melakukan berbagai cara untuk menguranginya dan membuat kulit tampak lebih halus serta muda.
Jika kamu ingin menjaga kulit wajah agar tetap halus dan awet muda, penting untuk memahami apa saja penyebab timbulnya kerutan di dahi.
Dengan mengetahui penyebabnya, kamu bisa melakukan langkah pencegahan yang tepat agar kulit tetap sehat dan kencang lebih lama.
- Ekspresi wajah yang berulang
- Paparan sinar matahari berlebih
- Penuaan alami
- Kebiasaan merokok
- Dehidrasi kulit
- Stres berlebihan
Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan atau meminimalkan kerutan di dahi secara alami dan efektif.
.jpg)
Kulit yang kering lebih mudah membentuk garis halus dan kerutan. Karena itu, kamu perlu menjaga kelembapan kulit dengan menggunakan pelembap secara rutin, terutama yang mengandung bahan aktif seperti hyaluronic acid, retinol, atau peptide.
Selain itu, gunakan serum anti-aging pada malam hari untuk membantu regenerasi kulit. Kombinasi keduanya akan membantu meningkatkan elastisitas kulit dan mengurangi tampilan garis halus di dahi secara bertahap.
Pijatan wajah bisa membantu melancarkan peredaran darah dan membuat otot wajah menjadi lebih rileks. Kamu bisa melakukannya dengan lembut menggunakan jari atau alat face roller.
Oleskan sedikit minyak wajah atau serum sebelum memijat agar gerakannya lebih halus. Fokuskan pijatan pada area dahi dengan gerakan ke atas untuk membantu mengencangkan kulit dan mengurangi ketegangan otot penyebab kerutan.
.jpg)
Kamu juga bisa merawat kulit dari dalam dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan seperti buah beri, alpukat, tomat, dan sayuran hijau. Antioksidan membantu melawan radikal bebas yang menjadi penyebab utama penuaan dini.
Selain itu, pastikan kamu mendapatkan asupan protein dan kolagen alami dari makanan seperti ikan, telur, dan kacang-kacangan untuk menjaga kekenyalan kulit.
Paparan sinar ultraviolet (UV) merupakan salah satu penyebab terbesar munculnya kerutan di dahi. Karena itu, penting bagi kamu untuk selalu menggunakan tabir surya, bahkan saat cuaca mendung atau kamu hanya beraktivitas di dalam ruangan.
Pilih sunscreen dengan SPF minimal 30 dan oleskan kembali setiap tiga jam agar perlindungannya maksimal. Ini akan membantu menjaga kulit tetap sehat dan mencegah kerusakan kolagen akibat sinar matahari.
.jpg)
Kebiasaan mengerutkan dahi saat stres bisa mempercepat munculnya garis halus. Cobalah kelola stres dengan meditasi, yoga, atau aktivitas yang kamu sukai. Selain itu, tidur yang cukup juga penting untuk membantu proses regenerasi sel kulit.
Tidur minimal delapan jam setiap malam akan membuat kulitmu terlihat lebih segar dan berkilau alami.
Jika kamu ingin hasil yang lebih cepat, beberapa perawatan profesional seperti microdermabrasion, chemical peel, atau terapi laser bisa membantu mengurangi kerutan di dahi.
Namun, pastikan kamu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit agar mendapatkan saran yang sesuai dengan kondisi kulitmu.
(Baca juga: 5 Skincare Untuk Menghilangkan Kerutan di Wajah)
Menghilangkan kerutan di dahi membutuhkan waktu dan konsistensi. Dengan perawatan yang tepat, gaya hidup sehat, serta perlindungan dari faktor luar, kamu bisa mendapatkan kulit yang lebih halus, kenyal, dan tampak muda. Ingat, kecantikan sejati tidak hanya datang dari penampilan luar, tetapi juga dari bagaimana kamu merawat diri dan menjaga keseimbangan hidup setiap hari.
(Penulis: Sania Zelikha)